Dua Guru SMKN 1 Dumai Mengikuti Diklat Kejuruan

Diklat yang dilaksanakan oleh Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Bisnis dan Pariwisata Jakarta, SMKN 1 Dumai terpilih setelah mengikuti seleksi secara daring sebanyak 2 (dua) orang gurunya masing-masing Mesrati S.ST,Par guru program keahlian usaha perjalanan wisata dan Nurito Sihombing SP.d Program Keahlian Tata Busana.

Mesrati S.ST, Par yang di hubungi Dumai Pos kemarin menyebutkan, Diklat ini suatu kewajiban bagi guru kejuruan untuk memiliki settifikat magang agar sinkron dalam mengajar ke peserta didik sesuai dengan kebutuhan industri Dunia Usaha dan Dunia Industri nantinya, sehingga bagi siswa lulusan SMK Negeri 1 Dumai bisa.langsung bekerja.

“Melalui Diklat yang kami ikuti ini, berharap bisa meningkatkan kualitas pengetahuan anak, sehingga ada sinkron ilmu di sekolah dengan dunia kerja dan memliki skill dengan kebutuhan perusahaan,”ujarnya.

Sementara itu menurut Nurito Sihombing SP.d menyebutkan, melalui Diklat ini nanti dapat memberi atau membuka agar siswa bisa berwirausaha dengan mendorong program pemerintah di bidang UMKM.

“Saat ini memang telah terbukti, SMKN 1 telah banyak mencetak generasi yang handal , bagi tamatan SMKN 1 telah banyak yang sukses melalui ilmu yang didapat saat bersekolah,” ujarnya.

Sementara itu Kepala SMK Negeri 1 Dumai ,Drs, Dian Dini menyebutkan, ini suatu kebanggan karena dari banyaknya sekolah kejuruan di Riau dan 2 ( dua ) orang guru SMKN 1 terpilih untuk melaksanakan Diklat BBPPMPV baik melalui Daring maupun tatap muka.

Sebanyak 4 guru di Riau untuk mengikuti Diklat hasil seleksi yang dilakukan sebanyak 2 kali. “Saya berharap kepada kedua guru ini bisa menjaga nama baik sekolah dan kota Dumai. Setelah mengikuti Diklat nantinya bisa benar-benar menerapkan ilmunya kepada peserta didik,”ujat Dian.

Dengan adanya sertifikat magang ini, kedepannya bisa memenuhi keinginan perusahaann di Dumai, karena mampu menciptkan generasi/siswa yang unggul memiliki karakter dan ilmu dari program up skilling dan re skilling yang didapat oleh para guru jurusan yang ada di SMKN 1 dan untuk keteserapan tamatan sudah hampir mencapai 70 persen yang bekerja di DU/DI, ungkap Drs. Dian Dini mengakhiri pembicaraannya.(rio

No Responses

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *